Pada dasarnya hanya ada beberapa simpul dalam tali temali. Sebuah simpul yang baik harus sederhana, mudah dibuat namun tidak mudah lepas dengan sendirinya, namun dapat dipergunakan dengan mudah dilepas jika dikendaki.
Berikut ini beberapa keterangan beberapa simpul :
Overhand knot
, yaitu simpul yang berbentuk sederhana ini merupakan simpul paling
dasar. Simpul ini digunakan pada ujung tali untuk menghentikan geseran
pada tali. Simpul ini pasti di gunakan pada saat memulai tali temali
atau akan menggunakan tali.
Figure of eight, fungsinya hampir sama dengan over hand knot, namun yang pasti simpul ini lebih kuat dibanding simpul overhand knot. Ikatan lebih mudah dilepas walaupun mendapat tekanan dari beban yang berat. Tali yang dibutuhkan cukup panjang dibanding dengan simpul overhand knot.
Timber hitch, simpul ini juga sifatnya menjerat, karena bisa juga digunakan untuk mengikat pada balok.
Clove hitch, simpul ini memang cukup sederhananamun dapat digunakan mengikat tali pada tenda dan pada pasaknya.
Bownline knot,
yang menarik dari simpul ini adalah sifatnya tidak menjerat karena
disebut simpul dari segala simpul karena kegunaannya banyak sekali.
.
.
Fisherma’s knot,
simpul ini berguna untuk menyambung dua buah tali yang sama besar. Bila
tali itu basah dan licin, simpul ini bisa digandakan dengan menggunakan
simpul (Double fisherman’s knot) agar lebih aman dan kuat.
Sheet bend,
digunakan untuk menyambung dua buah tali yang tidak sama besar, bila
perbedaan tali tersebut terlalu jauh maka simpul ini harus digandakan
dengan simpul (Double sheet bend).
Prusik knot, sifat simpul ini menjepit jika ada tekanan, namun mudah digeser jika tidak mendapat tekanan.
Water knot, simpul ini digunakan untuk menyambung dua pita webbing, simpul ini pembuatannya hampir sama dengan over hand knot. Kelebihannya simpul ini adalah cukup kuat.
.
.
Nah, sobat Rimba inilah yang disebut simpul “KUPU – KUPU” Butterfly knot/artillery knot,
simpul ini disebut simpul kupu – kupu karena biasa digunakan sebagai
pengaman/penyambung pada tali bila pada tali ada yang rusak. Bisa juga
dapat berfungsi sebagai tangga yang dibuat disepanjang tali tersebut.
Square lashing, simpul ini digunakan untuk mengikat balok kayu satu dengan yang lainnya.
Simple coil,
simpul ini digunakan pada akhir gulungan tali. Simpul ini kelihatannya
tampak sepele namun di lapangan nanti akan terbukti kegunaannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar