Senin, 28 Juli 2014

TALI TEMALI

Pada dasarnya hanya ada beberapa simpul dalam tali temali. Sebuah simpul yang baik harus sederhana, mudah dibuat namun tidak mudah lepas dengan sendirinya, namun dapat dipergunakan dengan mudah dilepas jika dikendaki.


Berikut ini beberapa keterangan beberapa simpul :
Overhand knot , yaitu simpul yang berbentuk sederhana ini merupakan simpul paling dasar. Simpul ini digunakan pada ujung tali untuk menghentikan geseran pada tali. Simpul ini pasti di gunakan pada saat memulai tali temali atau akan menggunakan tali.

Photobucket

Figure of eight, fungsinya hampir sama dengan over hand knot, namun yang pasti simpul ini lebih kuat dibanding simpul overhand knot. Ikatan lebih mudah dilepas walaupun mendapat tekanan dari beban yang berat. Tali yang dibutuhkan cukup panjang dibanding dengan simpul overhand knot.

Photobucket

Two half hitches, sifat simpul ini menjerat, biasa digunakan untuk mengikat pada pangkal kayu.
Photobucket

Timber hitch, simpul ini juga sifatnya menjerat, karena bisa juga digunakan untuk mengikat pada balok.

Photobucket

Clove hitch, simpul ini memang cukup sederhananamun dapat digunakan mengikat tali pada tenda dan pada pasaknya.
Photobucket

Bownline knot, yang menarik dari simpul ini adalah sifatnya tidak menjerat karena disebut simpul dari segala simpul karena kegunaannya banyak sekali.
.
Photobucket

Fisherma’s knot, simpul ini berguna untuk menyambung dua buah tali yang sama besar. Bila tali itu basah dan licin, simpul ini bisa digandakan dengan menggunakan simpul (Double fisherman’s knot) agar lebih aman dan kuat.
Photobucket
Photobucket

Sheet bend, digunakan untuk menyambung dua buah tali yang tidak sama besar, bila perbedaan tali tersebut terlalu jauh maka simpul ini harus digandakan dengan simpul (Double sheet bend).
Photobucket

Photobucket

Prusik knot, sifat simpul ini menjepit jika ada tekanan, namun mudah digeser jika tidak mendapat tekanan.
Photobucket

Water knot, simpul ini digunakan untuk menyambung dua pita webbing, simpul ini pembuatannya hampir sama dengan over hand knot. Kelebihannya simpul ini adalah cukup kuat.
.
Photobucket

Nah, sobat Rimba inilah yang disebut simpul “KUPU – KUPU” Butterfly knot/artillery knot, simpul ini disebut  simpul kupu – kupu karena biasa digunakan sebagai pengaman/penyambung pada tali bila pada tali ada yang rusak. Bisa juga dapat berfungsi sebagai tangga yang dibuat disepanjang tali tersebut.
 
Photobucket

Square lashing, simpul ini digunakan untuk mengikat balok kayu satu dengan yang lainnya.
Photobucket
Simple coil, simpul ini digunakan pada akhir gulungan tali. Simpul ini kelihatannya tampak sepele namun di lapangan nanti akan terbukti kegunaannya.
Photobucket
Photobucket
Photobucket

Tidak ada komentar:

Posting Komentar